(Gumiwang 6/6/2024)- Kegiatan Posbindu lansia adalah pos pembinaan terpadu untuk masyarakat usia lanjut 60 tahun keatas disuatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakkan oleh masyarakat dimana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.
Bertempat di Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) Desa Gumiwang, khususnya Dukuh Sumela-Sidomulyo Desa Gumiwang, telah melaksanakan Posyandu Lansia dan Posyandu Balita untuk wilayah Kadus I Rw 005 Dukuh Sumela-Sidomulyo Desa Gumiwang ( Kamis 6/6/2024)
Posyandu ini diikuti sebanyak 55 Lansia dan Balita, Mendekatkan pelayanan dan meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta dalam pelayanan kesehatan disamping meningkatkan komunikasi antara masyarakat usia lanjut. Posyandu Lansia merupakan salah satu pelayanan bagi masyarakat lanjut usia yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan mewujudkan masa tua yang bahagia, sehat, mandiri dan berdaya guna. Program dan layanan Posyandu Lansia dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.
Kegiatan program lansia diantaranya yaitu posyandu lansia (meliputi skrining dan pemeriksaan) dan pelatihan bagi kader lansia.
- kegiatan skrining di posyandu lansia.
- Kegiatan pemeriksaan di posyandu lansia.
- pelatihan caregiver bagi kader posyandu lansia.
Tentunya ada sejumlah manfaat yang bisa didapat oleh lansia dan pihak terkait dari kehadiran Posyandu ini, yaitu:
- Membantu lansia agar tetap sehat dan bugar, baik secara fisik maupun psikis
- Membantu deteksi dini terhadap penyakit pada lansia dan gangguan kesehatan lainnya
- Sarana lansia untuk bisa lebih meningkatkan interaksi sosial dengan sesamanya yang diharapkan dapat memperbaiki kondisi psikologisnya.
Posyandu balita adalah merupakan pelayanan kepada balita dan anak dengan melakukan penimbangan agar bisa dipantau pertumbuhan dan perkembangan balita dan anak. Manfaat posyandu balita ialah memberikan layanan kesehatan anak, imunisasi, pemberian makanan tambahan, dan penyuluhan tentang kesehatan. Untuk pelayanan kesehatan anak pada Posyandu, dilakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala anak, deteksi perkembangan anak, pemantauan status imunisasi anak, pemantauan terhadap tindakan orang tua tentang pola asuh yang dilakukan pada anak, pemantauan yang berkaitan dengan permasalahan balita, dan lain sebagainya.
Tujuan utama posyandu adalah mencegah peningkatan angka kematian ibu dan bayi saat kehamilan, persalinan, atau setelahnya melalui pemberdayaan masyarakat. Berbeda dengan puskesmas yang memberikan pelayanan setiap hari, posyandu hanya melayani setidaknya 1 kali dalam sebulan.
1. Kesehatan Ibu dan Anak (KIA):
• Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) atau pil besi, minimal 3 kali pemberian atau 90 TTD
• Immunisasi TT
• Pemeriksaan Kehamilan (minimal 4 kali selama hamil)
2. Gizi
• Pemantauan Pertumbuhan melalui Penimbangan Bulanan
• Pemberian Vitamin A dosis tinggi (pada bulan Vitamin A, yaitu Februari dan Agustus)
• Pemberian Makanan Tambahan (PMT)
3. Immunisasi
4. KB
5. Penanggulangan Diare: Pemberian Oralit dan Pengobatan
Keberhasilan pengelolaan posyandu memerlukan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, baik dukungan moril, materil, maupun fnansial. Selain itu diperlukan adanya kerjasama, tekanan dan pengabdian para pengelolanya termasuk kader.