Laporan realisasi adalah laporan yang membandingkan jumlah anggaran yang ditetapkan dengan jumlah aktual yang telah direalisasikan (dilaksanakan) dalam satu periode tertentu, baik itu pendapatan, belanja, maupun pembiayaan. Tujuannya adalah untuk menyajikan informasi mengenai efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan sumber daya keuangan suatu entitas. Laporan ini memberikan gambaran tentang penggunaan dana yang sebenarnya dibandingkan dengan rencana awal.
Komponen Utama Laporan Realisasi Anggaran (LRA)
Laporan ini umumnya mencakup komponen-komponen berikut:
- Pendapatan : Jumlah uang yang diterima oleh suatu instansi.
- Belanja : Total pengeluaran yang dilakukan untuk operasional.
- Transfer : Penerimaan dan pengeluaran dana antar instansi.
- Surplus/Defisit : Selisih antara pendapatan dan belanja.
- Pembiayaan : Penerimaan dan pengeluaran yang tidak memengaruhi kekayaan bersih instansi.
Manfaat Laporan Realisasi
- Akuntabilitas : Menunjukkan ketaatan terhadap anggaran dan peraturan yang berlaku.
- Evaluasi Kinerja : Memberikan informasi untuk mengevaluasi efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan.
- Dasar Pengambilan Keputusan : Membantu pengguna laporan dalam membuat keputusan terkait alokasi sumber daya dan perencanaan keuangan di masa depan.
- Transparansi : Memberikan informasi yang jelas kepada publik mengenai penggunaan anggaran.